Earth Engine memperkenalkan tingkatan kuota nonkomersial untuk mengamankan resource komputasi bersama dan memastikan performa yang andal bagi semua orang. Semua project nonkomersial harus memilih tingkat kuota paling lambat 27 April 2026 atau akan menggunakan Tingkat Komunitas secara default. Kuota tingkat akan berlaku untuk semua project (terlepas dari tanggal pemilihan tingkat) pada 27 April 2026. Pelajari lebih lanjut.
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Informasi yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationINeed","thumb-down"],["Terlalu rumit/langkahnya terlalu banyak","tooComplicatedTooManySteps","thumb-down"],["Sudah usang","outOfDate","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Masalah kode / contoh","samplesCodeIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2025-10-24 UTC."],[],["The `kriging` method interpolates a surface from a `FeatureCollection` by sampling a Kriging estimator at each pixel, returning an `Image`. Key parameters include: `propertyName` (numeric property to estimate), `shape` (semivariogram shape), `range`, `sill`, and `nugget` (semivariogram values). `maxDistance` limits feature inclusion in pixel calculations. An optional `reducer` handles overlapping points. Example demonstrates creating a temperature surface from sampled points, setting Kriging parameters, and visualizing the result.\n"]]