Menampilkan Data KML
Tetap teratur dengan koleksi
Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda.
Gaya visual berbasis data untuk set data
Anda dapat mengupload data KML sebagai set data dan menggunakan gaya visual berbasis data untuk menampilkannya di peta. Pendekatan ini menawarkan performa yang lebih baik dan opsi gaya visual yang lebih banyak.
Anda juga dapat menggunakan library pihak ketiga untuk mengurai file KML di browser dan
menampilkan data menggunakan
Lapisan data Maps JavaScript API atau overlay lainnya.
Library pihak ketiga yang populer untuk mengurai KML mencakup:
[[["Mudah dipahami","easyToUnderstand","thumb-up"],["Memecahkan masalah saya","solvedMyProblem","thumb-up"],["Lainnya","otherUp","thumb-up"]],[["Informasi yang saya butuhkan tidak ada","missingTheInformationINeed","thumb-down"],["Terlalu rumit/langkahnya terlalu banyak","tooComplicatedTooManySteps","thumb-down"],["Sudah usang","outOfDate","thumb-down"],["Masalah terjemahan","translationIssue","thumb-down"],["Masalah kode / contoh","samplesCodeIssue","thumb-down"],["Lainnya","otherDown","thumb-down"]],["Terakhir diperbarui pada 2026-05-06 UTC."],[],["This tutorial demonstrates how to display KML file information on a Google Map and in a sidebar. Key actions include: initializing a Google Map, creating a `KmlLayer` object to load a KML file from a URL, and configuring the layer to suppress info windows. An event listener is added to capture clicks on KML features. When a click occurs, the feature's `infoWindowHtml` content is extracted and used to update the content of a designated sidebar `div`, dynamically displaying the selected feature's information.\n"]]