Panduan Memulai Search Engine Optimization (SEO)

Saat membuat situs, Anda mungkin melakukannya dengan mempertimbangkan pengguna. Artinya, Anda berupaya agar mereka dapat menemukan dan menjelajahi konten Anda dengan mudah. Mesin telusur bisa dibilang merupakan salah satu dari pengguna tersebut. Alat ini berfungsi membantu orang menemukan konten Anda. SEO (singkatan dari search engine optimization) merupakan proses yang berupaya membantu mesin telusur memahami konten Anda. Selain itu, proses ini juga berupaya membantu pengguna menemukan situs Anda dan menentukan apakah mereka sebaiknya mengunjungi situs Anda melalui mesin telusur.

Dasar-Dasar Penelusuran berisi penjelasan tentang elemen terpenting yang membuat situs Anda memenuhi syarat untuk ditampilkan di Google Penelusuran. Memang tidak ada jaminan pasti bahwa situs tertentu akan ditambahkan ke indeks Google, tetapi situs yang mengikuti Dasar-Dasar Penelusuran akan lebih berpeluang muncul di hasil penelusuran Google. SEO berfokus pada upaya untuk melakukan langkah lanjutan dan meningkatkan kehadiran situs Anda di Penelusuran. Panduan ini akan menjelaskan beberapa langkah peningkatan paling umum dan efektif yang dapat dilakukan di situs Anda.

Sayangnya, panduan ini tidak memberikan rahasia khusus yang akan otomatis menempatkan situs Anda di peringkat pertama di Google. Beberapa saran bahkan mungkin tidak relevan untuk bisnis Anda. Meski begitu, mengikuti praktik terbaik diharapkan dapat memudahkan mesin telusur (bukan hanya Google) untuk meng-crawl, mengindeks, dan memahami konten Anda.

Bagaimana cara kerja Google Penelusuran?

Google adalah mesin telusur yang sepenuhnya otomatis. Google menggunakan program yang disebut crawler untuk menjelajahi web secara terus-menerus guna mencari halaman untuk ditambahkan ke indeks kami. Umumnya, Anda tidak perlu melakukan apa pun, cukup publikasikan situs Anda di web. Bahkan, sebagian besar situs yang tercantum di hasil penelusuran kami ditemukan dan ditambahkan secara otomatis saat kami meng-crawl web. Jika ingin tahu info selengkapnya, buka dokumentasi tentang cara Google menemukan, meng-crawl, dan menayangkan halaman web.

Berapa lama hingga dampaknya terlihat di hasil penelusuran?

Setiap perubahan yang Anda buat memerlukan waktu sebelum terlihat di sistem Google. Sebagian perubahan mungkin hanya perlu waktu beberapa jam, sedangkan sebagian lainnya dapat memakan waktu hingga beberapa bulan. Umumnya, Anda mungkin perlu menunggu beberapa minggu untuk bisa tahu apakah upaya Anda berdampak positif pada hasil Google Penelusuran. Perlu diingat bahwa tidak semua perubahan yang Anda buat pada situs akan memberikan dampak yang nyata pada hasil penelusuran. Jika Anda tidak puas dengan hasilnya dan strategi bisnis Anda memberikan kelonggaran untuk menjalankannya, coba lakukan iterasi pada perubahan tersebut dan lihat apakah ada perbedaan yang dihasilkan.

Membantu Google menemukan konten Anda

Sebelum melakukan hal apa pun yang disebutkan di bagian ini, periksa apakah Google telah menemukan konten Anda, karena bisa saja Anda hanya perlu duduk santai tanpa perlu mengambil tindakan apa pun. Coba telusuri situs Anda di Google menggunakan site: search operator. Jika melihat hasil yang mengarah ke situs Anda, artinya situs tersebut sudah diindeks. Misalnya, hasil ini akan muncul saat Anda melakukan penelusuran untuk site:wikipedia.org. Jika situs Anda tidak muncul, baca persyaratan teknis untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang menyebabkan situs Anda tidak muncul di Google Penelusuran. Setelah itu, Anda bisa kembali ke sini.

Sebagian besar halaman yang ditemukan Google berasal dari link di halaman lain yang sudah di-crawl. Biasanya, link tersebut adalah situs lain yang berisi link ke halaman Anda. Situs lain yang mencantumkan link ke situs Anda merupakan fenomena yang sangat umum terjadi. Anda juga dapat mempromosikan situs agar orang bisa menemukan konten Anda.

Jika mau mencoba langkah teknis yang sedikit menantang, Anda juga dapat mengirimkan peta situs. Peta situs adalah file berisi semua URL yang dianggap penting di situs Anda. Beberapa sistem pengelolaan konten (CMS) bahkan dapat melakukannya secara otomatis untuk Anda. Namun, hal ini hanya bersifat opsional. Yang terpenting, pastikan dulu orang-orang mengetahui keberadaan situs Anda.

Memeriksa apakah Google dapat melihat halaman Anda sebagaimana pengguna melihatnya

Saat meng-crawl suatu halaman, idealnya Google harus melihat halaman tersebut sebagaimana pengguna melihatnya. Untuk melakukannya, Google harus dapat mengakses resource yang sama seperti browser pengguna. Jika situs Anda menyembunyikan komponen penting yang membentuk situs (seperti CSS dan JavaScript), Google mungkin tidak dapat memahami halaman Anda. Artinya, halaman tersebut bisa saja tidak muncul di hasil penelusuran atau memiliki peringkat yang rendah untuk istilah yang Anda targetkan.

Jika halaman Anda menampilkan informasi yang berbeda bergantung pada lokasi fisik pengguna, pastikan informasi yang dilihat Google dari lokasi crawler-nya (umumnya di Amerika Serikat) sudah sesuai dengan yang diharapkan.

Untuk memeriksa tampilan halaman Anda dari sudut pandang Google, gunakan Alat Inspeksi URL di Search Console.

Tidak ingin halaman muncul di hasil penelusuran Google?

Mungkin ada kalanya Anda tidak ingin menampilkan seluruh atau sebagian situs Anda di hasil penelusuran. Misalnya, Anda mungkin tidak ingin postingan tentang potongan rambut baru Anda yang memalukan muncul di hasil penelusuran. Anda dapat menonaktifkan crawling dan pengindeksan URL tertentu melalui berbagai cara yang didukung oleh Google. Jika Anda perlu memblokir beberapa file, direktori, atau bahkan seluruh situs dari Google Penelusuran, lihat panduan kami tentang cara mencegah penayangan konten di hasil penelusuran.

Mengatur situs Anda

Saat menyiapkan atau membuat ulang situs, sebaiknya atur situs tersebut secara logis. Dengan begitu, mesin telusur dan pengguna dapat memahami keterkaitan antara halaman Anda dengan bagian situs lainnya. Meski begitu, jangan langsung menghentikan semua pekerjaan Anda dan mulai mengatur ulang situs saat ini juga: saran ini memang dapat bermanfaat dalam jangka panjang (terutama jika Anda mengelola situs yang besar), tetapi mesin telusur kemungkinan besar tetap dapat memahami halaman Anda sebagaimana adanya saat ini, terlepas dari pengaturan situs yang Anda terapkan.

Menggunakan URL deskriptif

Bagian dari URL dapat ditampilkan di hasil penelusuran sebagai breadcrumb, sehingga pengguna juga dapat menggunakan URL untuk memahami apakah suatu hasil akan bermanfaat bagi mereka atau tidak.

Ilustrasi yang menunjukkan hasil teks di Google Penelusuran dengan info yang melabeli elemen visual URL tertentu yang terlihat jelas, termasuk domain dan breadcrumb

Domain

Breadcrumb

Google akan otomatis mempelajari breadcrumb berdasarkan kata-kata dalam URL. Namun, jika mau mencoba langkah teknis yang sedikit menantang, Anda dapat mencoba mengarahkannya menggunakan data terstruktur. Coba sertakan kata-kata dalam URL yang mungkin bermanfaat bagi pengguna; misalnya:

https://www.example.com/pets/cats.html

URL yang hanya berisi ID acak biasanya kurang bermanfaat bagi pengguna; misalnya:

https://www.example.com/2/6772756D707920636174

Mengelompokkan halaman dengan topik mirip dalam direktori

Ilustrasi cara mengelompokkan halaman dalam direktori

Jika situs Anda berisi ribuan URL, cara Google meng-crawl dan mengindeks situs Anda dapat dipengaruhi oleh cara Anda mengatur konten. Secara khusus, Anda dapat menggunakan direktori (atau folder) untuk mengelompokkan topik yang mirip agar Google bisa tahu seberapa sering URL di masing-masing direktori tersebut berubah.

Misalnya, perhatikan contoh URL berikut:

https://www.example.com/policies/return-policy.html

https://www.example.com/promotions/new-promos.html

Konten dalam direktori policies jarang berubah, tetapi konten dalam direktori promotions kemungkinan sering berubah. Google dapat mempelajari informasi ini dan meng-crawl berbagai direktori dengan frekuensi yang berbeda. Untuk mempelajari lebih lanjut struktur situs yang mudah ditelusuri, lihat panduan untuk situs e-commerce, yang sangat mementingkan struktur URL yang baik karena situs semacam ini cenderung lebih besar.

Mengurangi konten duplikat

Ada beberapa situs yang menampilkan konten yang sama di URL yang berbeda. Hal ini disebut konten duplikat. Mesin telusur memilih satu URL (URL kanonis) untuk ditampilkan kepada pengguna, per konten.

Penggunaan konten duplikat di situs Anda bukanlah pelanggaran terhadap kebijakan spam kami, tetapi konten tersebut dapat memberikan pengalaman pengguna yang buruk. Selain itu, mesin telusur bisa saja menyia-nyiakan resource crawling pada URL yang bahkan tidak Anda anggap penting. Jika ingin mempelajari lebih lanjut, sebaiknya cari tahu apakah Anda dapat menentukan versi kanonis untuk halaman Anda. Namun, jika Anda tidak melakukan kanonikalisasi URL secara manual, Google akan mencoba melakukannya secara otomatis untuk Anda.

Saat melakukan kanonikalisasi, usahakan setiap konten di situs Anda hanya dapat diakses melalui satu URL individual. Adanya dua halaman dengan informasi yang sama tentang promosi Anda dapat membuat pengguna bingung (misalnya, mereka bisa saja bingung menentukan halaman mana yang tepat atau apakah ada perbedaan di antara keduanya).

Jika Anda memiliki beberapa halaman dengan informasi yang sama, coba siapkan pengalihan dari URL yang tidak diinginkan ke URL yang paling mewakili informasi tersebut. Jika Anda tidak dapat melakukan pengalihan, gunakan elemen link rel="canonical" sebagai gantinya. Namun, sekali lagi, jangan terlalu khawatir soal hal ini. Mesin telusur biasanya sudah bisa memahaminya sendiri tanpa bantuan Anda.

Menjadikan situs Anda menarik dan bermanfaat

Dari semua saran yang ada dalam panduan ini, pembuatan konten yang menarik dan bermanfaat adalah satu yang mungkin akan lebih berdampak terhadap kehadiran situs Anda di hasil penelusuran. Setiap orang memang punya pandangannya sendiri-sendiri tentang "konten yang menarik dan bermanfaat", tetapi konten seperti ini biasanya memiliki beberapa atribut yang sama, seperti:

  • Teks mudah dibaca dan tersusun dengan baik: Tulis konten dengan bahasa yang natural dan pastikan kontennya ditulis dengan baik, mudah dipahami, serta tidak berisi kesalahan ejaan maupun tata bahasa apa pun. Untuk konten yang panjang, sebaiknya bagi isinya menjadi beberapa paragraf dan bagian. Selain itu, jangan lupa berikan judul untuk membantu pengguna menjelajahi halaman Anda.
  • Konten bersifat unik: Saat menulis konten baru, jangan menyalin sebagian atau seluruh konten milik orang lain. Buatlah konten sendiri berdasarkan pengetahuan Anda tentang topik yang dibahas. Jangan sekadar mengulang-ulang apa yang telah dipublikasikan oleh orang lain.
  • Konten selalu diperbarui: Periksa konten yang telah dipublikasikan sebelumnya dan perbarui jika perlu, atau hapus jika sudah tidak relevan.
  • Konten bermanfaat, kredibel, dan mengutamakan pengguna: Pastikan Anda menulis konten yang kredibel dan bermanfaat bagi pembaca. Misalnya, jika Anda menyediakan sumber dari pakar atau orang yang berpengalaman, orang nantinya dapat memahami kredibilitas artikel Anda.

Memperkirakan istilah penelusuran pembaca Anda

Pikirkan istilah penelusuran yang mungkin digunakan pengguna untuk menemukan konten Anda. Dibandingkan dengan orang yang baru mengenal suatu topik, pengguna yang sudah sangat memahami topik tersebut mungkin akan menggunakan kata kunci yang berbeda dalam kueri penelusurannya. Misalnya, sebagian pengguna bisa saja menggunakan kueri penelusuran "charcuterie", sedangkan sebagian lainnya mungkin menggunakan "papan keju". Performa situs Anda di hasil penelusuran dapat mengalami peningkatan positif jika Anda mengantisipasi perbedaan perilaku penelusuran semacam ini, serta menulis konten dengan mempertimbangkan kebutuhan pembaca.

Namun, ini bukan berarti Anda harus mengantisipasi setiap variasi kueri penelusuran yang digunakan pengguna untuk mencari konten Anda. Sistem pencocokan bahasa Google sudah canggih dan dapat memahami keterkaitan halaman Anda dengan banyak kueri, meskipun Anda tidak secara eksplisit menggunakan istilah yang persis di dalam halaman tersebut.

Menghindari iklan yang mengganggu

Iklan memang bagian dari internet dan dimaksudkan untuk dilihat pengguna, tetapi jangan sampai iklan tersebut terlalu mengganggu atau mencegah pengguna membaca konten Anda. Misalnya, iklan, atau halaman interstisial (halaman yang ditampilkan sebelum atau setelah konten yang diharapkan) yang menyulitkan penggunaan situs.

Link adalah cara yang efektif untuk menghubungkan pengguna dan mesin telusur ke bagian lain di situs Anda, atau ke halaman yang relevan di situs lain. Bahkan, sebagian besar halaman baru yang ditemukan Google setiap hari adalah melalui link. Hal ini menjadikan link sebagai referensi penting yang perlu Anda pertimbangkan agar halaman dapat ditemukan oleh Google dan berpotensi ditampilkan di hasil penelusuran. Selain itu, link juga dapat memberikan nilai tambah dengan menghubungkan pengguna (dan Google) ke referensi lain yang mendukung konten tulisan Anda.

Ilustrasi yang menunjukkan bagaimana sebuah halaman web berisi link yang mengarah ke referensi lain yang relevan

Teks link (disebut juga teks anchor) adalah bagian teks dari link yang dapat Anda lihat. Teks ini memberi tahu pengguna dan Google tentang halaman yang Anda tautkan. Dengan teks link yang sesuai, pengguna dan mesin telusur dapat secara mudah memahami isi halaman tertaut Anda sebelum mereka mengunjunginya. Ilustrasi yang menampilkan bagian teks dari sebuah link

Link dapat memberikan konteks tambahan mengenai suatu topik, baik bagi pengguna maupun mesin telusur. Hal ini dapat membantu menunjukkan pengetahuan Anda tentang topik tersebut. Namun, saat menyertakan link ke halaman yang berada di luar kendali Anda, misalnya konten di situs lain, pastikan referensi tersebut kredibel. Jika konten tersebut dirasa tidak kredibel dan Anda tetap ingin menyertakan link ke konten itu, tambahkan nofollow atau anotasi serupa ke link agar mesin telusur tidak mengaitkan situs Anda dengan situs tertaut. Tindakan ini membantu mencegah potensi dampak negatif pada peringkat Anda di Google Penelusuran.

Jika Anda menerima konten buatan pengguna di situs, seperti komentar atau postingan forum, pastikan setiap link yang diposting oleh pengguna memiliki nofollow atau anotasi serupa yang otomatis ditambahkan oleh CMS Anda. Dalam kasus ini, karena bukan Anda yang membuat konten, pastinya Anda tidak mau situs Anda dikaitkan begitu saja dengan situs yang ditautkan oleh pengguna. Hal ini juga dapat membantu mencegah spammer agar tidak menyalahgunakan situs Anda.

Mencoba memodifikasi tampilan situs Anda di Google Penelusuran

Halaman hasil Google Penelusuran umumnya terdiri dari beberapa elemen visual berbeda yang dapat dicoba untuk dimodifikasi. Hal ini bertujuan agar pengguna dapat menentukan apakah mereka akan mengunjungi situs Anda melalui hasil penelusuran tersebut. Di bagian ini, fokusnya adalah link judul dan cuplikan karena keduanya merupakan elemen yang lebih signifikan secara visual.

Mencoba memodifikasi link judul Anda

Link judul adalah bagian judul dari hasil penelusuran yang dapat membantu orang menentukan hasil penelusuran mana yang akan diklik. Ada beberapa sumber yang digunakan Google untuk membuat link judul ini, beberapa di antaranya yakni kata-kata di dalam elemen <title> (disebut juga teks judul) dan judul lainnya di halaman. Teks judul ini juga dapat digunakan untuk judul yang ditampilkan di browser dan bookmark.

Ilustrasi hasil teks di Google Penelusuran, dengan kotak yang disorot di sekitar bagian link judul

Cara membuat minyak cabai sendiri

Ilustrasi tampilan teks judul di halaman web, dan tampilannya di HTML

Anda dapat mencoba memodifikasi link judul di Penelusuran dengan menulis judul yang baik: judul yang baik haruslah unik untuk halaman tertentu, jelas dan ringkas, serta mampu mendeskripsikan konten halaman secara akurat. Misalnya, judul Anda dapat menyertakan nama situs atau bisnis Anda, informasi penting lainnya seperti lokasi fisik bisnis, dan mungkin beberapa informasi tentang apa yang ditawarkan halaman tersebut kepada pengguna. Dokumentasi kami tentang link judul berisi lebih banyak tips tentang cara membuat judul yang bagus dan cara mencoba memodifikasi link judul situs di hasil penelusuran.

Mengontrol cuplikan Anda

Di bawah link judul hasil penelusuran, biasanya terdapat deskripsi halaman target untuk membantu pengguna menentukan apakah mereka sebaiknya mengklik hasil penelusuran tersebut. Bagian ini disebut cuplikan.

Ilustrasi hasil teks di Google Penelusuran, dengan kotak yang disorot di sekitar bagian cuplikan

Pelajari cara memasak telur melalui panduan lengkap ini dalam waktu kurang dari 5 menit. Kami membahas semua variasinya, termasuk telur mata sapi, telur rebus, dan telur apung.

Cuplikan berasal dari konten halaman sebenarnya yang ditautkan hasil penelusuran, sehingga Anda dapat sepenuhnya mengatur kata-kata yang akan digunakan untuk membuat cuplikan tersebut. Terkadang cuplikan dapat diambil dari konten tag deskripsi meta. Biasanya ini berupa ringkasan halaman singkat yang terdiri dari satu atau dua kalimat. Deskripsi meta yang bagus harus singkat, unik untuk satu halaman tertentu, dan berisi poin halaman yang paling relevan. Lihat tips kami tentang cara menulis deskripsi meta yang bagus untuk mendapatkan lebih banyak inspirasi.

Menambahkan gambar ke situs, dan mengoptimalkannya

Banyak orang melakukan penelusuran secara visual, dan gambar bisa menjadi cara mereka menemukan situs Anda untuk pertama kalinya. Misalnya, jika Anda memiliki blog resep, orang bisa saja menemukan konten Anda menggunakan kueri penelusuran "resep kue tar buah", lalu menjelajahi foto berbagai jenis kue tar buah.

Saat menambahkan gambar ke situs, pastikan gambar tersebut bisa ditemukan dan dipahami oleh orang-orang maupun mesin telusur.

Menambahkan gambar berkualitas tinggi di dekat teks yang relevan

Saat menggunakan gambar berkualitas tinggi, Anda dapat memberikan konteks dan detail yang memadai sehingga pengguna dapat memutuskan gambar mana yang paling cocok dengan yang mereka cari. Misalnya, jika orang mencari "aster" dan menemukan edelweiss liar di hasil penelusuran, gambar berkualitas tinggi akan membantu mereka membedakan kedua jenis bunga tersebut.

Gunakan gambar yang tajam dan jelas, lalu tempatkan di dekat teks yang relevan dengan gambar tersebut. Teks yang berada di dekat gambar dapat membantu Google lebih memahami isi gambar tersebut beserta relevansinya dengan konteks halaman Anda.

Misalnya, jika halaman tersebut berisi ulasan toko benang di London, sebaiknya sematkan salah satu foto toko benang tersebut di bagian yang menjelaskan lokasi, deskripsi, dan informasi ulasan untuk toko itu. Dengan begitu, Google dan pengguna dapat mengaitkan gambar dengan teks yang memberikan konteks tambahan tentang topik halaman tersebut.

Menambahkan teks alternatif deskriptif ke gambar

Teks alternatif adalah teks singkat deskriptif yang menjelaskan hubungan antara gambar dan konten Anda. Teks ini membantu mesin telusur memahami isi gambar Anda serta konteks keterkaitannya dengan halaman Anda. Oleh karena itu, menulis teks alternatif yang bagus sangatlah penting. Anda dapat menambahkannya ke HTML menggunakan atribut alt pada elemen img; atau, CMS Anda mungkin menyediakan cara mudah untuk menentukan deskripsi gambar saat Anda menguploadnya ke situs. Pelajari lebih lanjut cara menulis teks alternatif yang bagus serta cara menambahkannya ke gambar Anda.

Mengoptimalkan video Anda

Jika situs Anda berisi halaman yang berfokus membahas video satu per satu, orang juga dapat menemukan situs Anda melalui hasil video di Google Penelusuran. Ada banyak praktik terbaik untuk gambar dan teks yang juga berlaku untuk video:

  • Buat konten video berkualitas tinggi, dan sematkan video di halaman tersendiri, di dekat teks yang relevan dengan video tersebut.
  • Tulis teks deskriptif di kolom judul dan deskripsi video (judul video tidak berbeda dengan judul pada umumnya, jadi Anda juga dapat menerapkan praktik terbaik terkait penulisan judul di sini).

Jika situs Anda berfokus khusus pada video, lanjutkan membaca tips-tips lain yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan video bagi mesin telusur.

Mempromosikan situs

Dengan mempromosikan konten baru secara efektif, orang yang tertarik dengan subjek yang sama akan lebih cepat menemukan situs Anda, begitu juga mesin telusur. Anda dapat melakukannya dengan banyak cara:

  • Promosi media sosial
  • Interaksi komunitas
  • Iklan, baik offline maupun online
  • Informasi dari mulut ke mulut, dan banyak metode lainnya

Salah satu cara paling efektif dan tahan lama adalah informasi dari mulut ke mulut: artinya, orang-orang yang memahami situs Anda akan memberi tahu teman-temannya tentang situs tersebut, yang kemudian akan mengunjungi situs Anda. Proses ini memerlukan waktu, dan biasanya Anda perlu memfokuskan waktu dan upaya dalam praktik lain terlebih dahulu, seperti interaksi komunitas. Teman-teman kita di Google untuk Kreator punya referensi yang sangat bagus tentang cara membangun dan berinteraksi dengan audiens Anda.

Mempromosikan perusahaan atau situs secara offline juga bisa sangat membantu. Misalnya, jika Anda punya situs bisnis, pastikan URL-nya tercantum di kartu nama, kop surat, poster, dan materi lainnya. Setelah mendapat izin dari audiens, Anda juga dapat mengirimkan newsletter berulang kepada mereka untuk memberikan info tentang konten baru di situs Anda.

Namun, sama seperti hal lainnya yang dilakukan melewati batas, mempromosikan situs secara berlebihan justru dapat merugikan Anda: orang mungkin akan bosan dengan promosi Anda, dan mesin telusur bisa saja menganggap beberapa praktik ini sebagai manipulasi hasil penelusuran.

Hal-hal yang menurut kami tidak penting

Seiring berkembangnya SEO, ide dan praktik (terkadang juga kesalahpahaman) yang terkait dengan SEO juga makin banyak. Apa yang dulunya dianggap sebagai praktik terbaik atau prioritas utama mungkin sudah tidak relevan atau efektif karena perkembangan mesin telusur (dan internet) dari waktu ke waktu.

Agar Anda dapat berfokus pada hal-hal terkait SEO yang memang penting, kami mengumpulkan beberapa topik paling umum dan populer yang pernah beredar di internet. Adapun pesan umum yang bisa kami sampaikan tentang topik ini adalah lakukanlah yang terbaik di area bisnis Anda. Kami akan menguraikan beberapa poin spesifiknya di sini:

Kata kunci meta
Google Penelusuran tidak menggunakan tag meta kata kunci.
Penjejalan kata kunci
Pengulangan kata yang sama secara berlebihan (meskipun dalam bentuk variasinya) akan membuat pengguna merasa terganggu. Selain itu, praktik penjejalan kata kunci ini juga bertentangan dengan kebijakan spam Google.
Kata kunci di nama domain atau jalur URL

Saat memilih nama situs, lakukan hal yang terbaik bagi bisnis Anda. Pengguna akan menggunakan nama ini untuk menemukan situs Anda, jadi sebaiknya ikuti praktik terbaik umum terkait marketing. Dari perspektif penentuan peringkat, penggunaan kata kunci di nama domain (atau jalur URL) sendiri hampir tidak ada pengaruhnya, mungkin hanya membuat kata kunci muncul di breadcrumb.

Terkait dengan nama domain: TLD (akhiran nama domain seperti ".com" atau ".guru") hanya diperlukan jika Anda menargetkan pengguna dari negara tertentu, dan kendati demikian, TLD biasanya merupakan sinyal dengan dampak rendah. Misalnya, jika Anda mencoba menjual keju Belanda kepada pengguna dari Swiss, (dari sudut pandang bisnis dan sudut pandang SEO) sebaiknya gunakan nama domain .ch. Jika tidak, Google Penelusuran tidak akan memperhatikan TLD yang Anda gunakan (baik itu .com, .org, atau .asia).

Panjang konten minimum atau maksimum
Panjang konten sendiri tidak berpengaruh pada peringkat (tidak ada rekomendasi target jumlah kata secara spesifik, baik itu minimum atau maksimum, tetapi tentu saja sebaiknya sertakan setidaknya satu kata). Jika Anda menggunakan variasi beragam kata (menulis secara luwes agar tidak terkesan repetitif), konten Anda akan berpeluang lebih besar untuk muncul di Penelusuran karena Anda menggunakan lebih banyak kata kunci.
Subdomain versus subdirektori
Dari sudut pandang bisnis, lakukan tindakan apa pun yang relevan untuk bisnis Anda. Misalnya, situs mungkin akan lebih mudah dikelola jika disegmentasikan menurut subdirektori, tetapi ada kalanya Anda perlu mengelompokkan topik ke dalam sejumlah subdomain, bergantung pada topik atau industri situs Anda.
PageRank
PageRank memang menggunakan link dan merupakan salah satu algoritma dasar di Google, tetapi ada banyak faktor lain yang juga menjadi bahan pertimbangan Google Penelusuran. Kami memiliki banyak sinyal penentu peringkat, dan PageRank hanyalah salah satu di antaranya.
"Penalti" konten duplikat
Jika Anda punya sejumlah konten yang dapat diakses di beberapa URL, tidak perlu khawatir, itu tidak masalah. Praktik ini memang tidak efisien, tetapi ini bukanlah sesuatu yang akan menimbulkan tindakan manual. Meski begitu, akan berbeda kasusnya jika Anda menyalin konten orang lain.
Jumlah dan urutan judul

Mengurutkan judul dalam urutan semantik akan sangat membantu pembaca layar. Namun, dari perspektif Google Penelusuran, tidak masalah jika Anda tidak mengurutkannya. Secara umum, web bukanlah HTML yang valid, sehingga Google Penelusuran jarang sekali mengandalkan makna semantik yang tersembunyi dalam spesifikasi HTML.

Selain itu, tidak ada jumlah judul spesifik yang ideal untuk halaman tertentu. Namun, jika dirasa terlalu banyak, mungkin sebaiknya Anda menguranginya.

Apakah E-E-A-T termasuk faktor penentu peringkat?
Tidak.

Langkah-langkah berikutnya

Terus mengikuti info terbaru dan mengajukan pertanyaan

Untuk memulai perjalanan SEO Anda, berikut beberapa referensi yang dapat membantu Anda terus mengikuti perubahan dan referensi baru yang kami publikasikan:

  • Blog Pusat Google Penelusuran: Dapatkan informasi terbaru dari blog Pusat Google Penelusuran kami. Anda dapat menemukan informasi seputar pembaruan Google Penelusuran, fitur baru Search Console, dan banyak lagi.
  • Pusat Google Penelusuran di LinkedIn dan X (Twitter): Ikuti kami untuk mendapatkan info terbaru tentang Google Penelusuran dan berbagai referensi untuk membantu Anda membuat situs yang bagus.