Anda sudah siap!

Untuk mulai mengembangkan, masuklah ke dokumentasi developer kami.

Aktifkan Google Maps Geocoding API

Untuk membantu Anda memulai, kami akan memandu Anda melalui Google Developers Console untuk melakukan beberapa hal terlebih dahulu:

  1. Buat atau pilih sebuah proyek
  2. Aktifkan Google Maps Geocoding API
  3. Buat kunci yang sesuai
Lanjutkan

FAQ untuk Geocoder Maju Baru

FAQ ini membahas pertanyaan spesifik untuk geocoder maju baru yang diumumkan di entri blog Geocoding alamat di Google Maps APIs. Lihat juga Praktik Terbaik Saat Geocoding Alamat.

Lihat FAQ Google Maps APIs untuk pertanyaan yang umum pada semua Google Maps APIs.

Memulai

Pemecahan Masalah

Memulai

Kapan geocoder maju yang baru menjadi default?
  • Untuk permintaan Google Maps Geocoding API dan Google Maps JavaScript API ke layanan geocoding, geocoder maju yang baru kini menjadi default untuk permintaan yang tidak teridentifikasi dan pelanggan standard plan. Untuk pelanggan Premium Plan yang menggunakan API ini, perubahan ini dijadwalkan pada tanggal 17 Januari 2017.
  • Untuk semua pelanggan (standard plan maupun Premium Plan) yang menggunakan Google Maps Directions API, Google Maps Distance Matrix API, Google Static Maps API, dan Google Street View Image API, dan untuk permintaan Google Maps JavaScript API ke layanan Directions dan Distance Matrix, geocoder maju yang baru dijadwalkan menjadi default pada tanggal 24 Januari 2017.
  • Geocoder lama akan pensiun selamanya mulai akhir Maret 2017.

Tanggal-tanggal ini dipengaruhi oleh kemungkinan penundaan jika ada masalah yang tak terduga atau peluncuran fitur lainnya pada waktu yang sama. Jika ada perubahan yang ingin Anda buat pada sistem sebelum geocoder baru digelar, Anda harus mengarahkan perubahan itu di produksi sebelum tanggal-tanggal ini.

API mana saja yang akan menggunakan geocoder maju yang baru?

Google Maps APIs berikut menggunakan geocoder yang sama, untuk permintaan berikut:

Catatan: Geocoder maju yang baru tidak pernah digunakan saat mengambil detail untuk Place ID.

Bagaimana cara menggunakan geocoder maju yang baru sebelum ini menjadi default?

Anda bisa menggunakan geocoder maju yang baru sekarang, bersama Geocoding API, Directions API, Distance Matrix API, dan layanan geocoding, directions, dan distance matrix yang tersedia di Maps JavaScript API.

Untuk Geocoding API, Directions API dan Distance Matrix API, tambahkan parameter opsional new_forward_geocoder=true ke permintaan Anda.

Bagi pustaka klien layanan web Google Maps APIs, untuk menggunakan geocoder maju yang baru, tambahkan new_forward_geocoder=true ke permintaan Anda. Ini adalah parameter URL khusus yang baru saja ditambahkan ke pustaka klien.

Di layanan geocoding, directions, dan distance matrix yang tersedia di Maps JavaScript API, setel parameter opsional baru newForwardGeocoder: true dalam objek permintaan yang sesuai. Parameter ini tersedia dalam versi Experimental dan Release.

Google Maps API Geocoder Tool telah diperbarui dengan setelan opsional. Saat menggunakan alat (bantu) tersebut, pilih "Use the new forward geocoder" jika Anda ingin membuat hasilnya berdasarkan fungsionalitas geocoder maju yang baru.

Catatan: Geocoder maju yang baru belum tersedia di Static Maps API dan Street View Image API.

Bagaimana cara menggunakan geocoder maju yang lama setelah tidak lagi menjadi default?

Anda tetap bisa menggunakan geocoder maju yang lama hingga dipensiunkan selamanya pada tanggal 29 Maret 2017.

Bagi Geocoding API, Directions API dan Distance Matrix API, tambahkan parameter opsional new_forward_geocoder=false ke permintaan Anda.

Bagi pustaka klien layanan web Google Maps APIs, untuk menggunakan geocoder maju yang lama, tambahkan new_forward_geocoder=false ke permintaan Anda. Ini adalah parameter URL khusus yang baru saja ditambahkan ke pustaka klien.

Di layanan geocoding, directions, dan distance matrix yang tersedia di Maps JavaScript API, setel parameter opsional baru newForwardGeocoder: false dalam objek permintaan yang sesuai. Parameter ini tersedia dalam versi Experimental dan Release.

Catatan: Bagi Static Maps API dan Street View Image API, geocoder maju yang baru belum tersedia untuk digunakan, jadi tidak perlu menyetel opsi ini ke false. Static Maps API dan Street View Image API tetap menggunakan geocoder maju yang lama untuk sekarang.

Mengapa perubahan ini terjadi?

Geocoder maju yang baru sama seperti yang digunakan oleh aplikasi Google Maps konsumen. Geocoder lama tidak digunakan lagi dan akan dipensiunkan.

Apakah perubahan ini kompatibel ke belakang?

Ya, Geocoding API mempertahankan format permintaan dan respons yang sama. Geocoder mungkin memberikan rangkaian hasil yang berbeda untuk sejumlah kueri, namun permintaan akan tetap berfungsi dalam formatnya saat ini, dan hasil yang baru mengembalikan bidang-bidang yang sama.

Pemecahan Masalah

Saya semakin banyak mendapati kueri yang mengembalikan ZERO_RESULTS pada geocoder yang baru. Apa yang terjadi?

Di geocoder baru, kueri yang meragukan, tidak lengkap, dan diformat dengan buruk cenderung menghasilkan ZERO_RESULTS. Semua kueri ini umumnya memberikan hasil yang salah di geocoder lama, misalnya mengembalikan lokasi pinggiran kota jika alamat tidak bisa ditemukan. Kami yakin bahwa mengembalikan ZERO_RESULTS sebenarnya adalah respons yang lebih tepat dalam situasi demikian.

Jika aplikasi Anda menangani masukan pengguna berupa alamat, fitur Place Autocomplete di Places API mungkin memberikan kualitas hasil yang lebih baik. Place Autocomplete memungkinkan pengguna memilih dari serangkaian hasil berdasarkan apa yang mereka ketikkan, yang memungkinkan pengguna memilih antara hasil yang namanya mirip, dan menyesuaikan kueri mereka jika salah mengeja alamat.

Jika masukan aplikasi Anda berasal dari sistem otomatis di mana tidak ada pengguna yang memilih dari serangkaian usulan pelengkapan otomatis, dan ada kemungkinan menangani kueri meragukan atau tidak lengkap, atau kueri yang mungkin berisi komponen bukan alamat seperti nama bisnis, Places API Text Search mungkin akan menjadi opsi yang lebih baik. Text Search lebih cenderung mengembalikan hasil kueri yang meragukan karena tipe kueri ini dapat berisi nama bisnis, yang tidak dipertimbangkan oleh Geocoding API.

Jika Anda memiliki aplikasi yang menangani kueri meragukan atau tidak lengkap maupun kueri yang berisi komponen bukan alamat, kami menyarankan Anda menggunakan Places API, bukan geocoder maju yang tersedia di Geocoding API. Untuk detail selengkapnya, lihat Praktik Terbaik Saat Geocoding Alamat dan Geocoding Alamat di entri blog Google Maps API.

Saya membutuhkan respons cepat, dan geocoder baru terlalu lambat untuk aplikasi saya. Apa yang bisa saya gunakan agar respons lebih cepat?

Kami menyarankan agar aplikasi yang merespons masukan pengguna, dan karenanya sangat sensitif pada latensi, menggunakan fitur Place Autocomplete di Places API (juga tersedia di JavaScript, Android, atau iOS), bukan geocoding alamat. Place Autocomplete dioptimalkan untuk digunakan secara interaktif, dan karenanya memiliki latensi yang sangat rendah.

Geocoding alamat di Geocoding API dioptimalkan untuk digunakan bersama alamat yang lengkap, tidak meragukan, dan diformat dengan baik, misalnya alamat pengiriman yang dimasukkan ke dalam formulir online, dan karenanya memiliki latensi lebih tinggi daripada Place Autocomplete. Kasus inilah yang ada pada geocoder maju yang lama. Perbedaan latensi antara Place Autocomplete dan geocoder maju yang baru semakin besar, karena geocoder baru memiliki cakupan yang lebih besar dan kualitas hasil yang lebih baik, namun dengan biaya latensi yang agak lebih tinggi.

Bagaimana cara mengurangi latensi pada Directions API dan Distance Matrix API?

Sebagai ganti alamat, gunakan ID tempat untuk menetapkan titik jalan, asal, dan tujuan. ID tempat paling bagus diperoleh dari fitur Place Autocomplete di Places API atau Places Library di Maps JavaScript API. Lihat juga informasi mengenai opsi placeIdOnly, yang bisa digunakan untuk mengurangi biaya Place Autocomplete.

Bila Directions API atau Distance Matrix API dikueri dengan string alamat, bukannya ID tempat atau latlng, keduanya akan menggunakan backend yang sama seperti Geocoding API untuk mengonversi alamat itu menjadi ID tempat sebelum menghitung arah. Place Autocomplete lebih cepat daripada geocoding alamat. Bagi aplikasi yang menggunakan Directions API atau Distance Matrix API dalam situasi yang sangat sensitif pada latensi, misalnya merespons masukan pengguna, kami menyarankan Anda menggunakan Place Autocomplete untuk mendapatkan ID tempat yang menyangkut alamat itu, dan meneruskan ID tempat ke Directions API atau Distance Matrix API. Pendekatan ini sangat mengurangi latensi bahkan bila dibandingkan dengan geocoder alamat yang lama. Lihat dokumentasi kami untuk contoh cara menggunakan Place Autocomplete bersama arah.

Saya pelanggan Premium Plan, dan Places API terlalu mahal. Apa yang bisa saya lakukan untuk mengurangi biaya?

Kami menyarankan penggunaan widget Maps JavaScript API Place autocomplete. Untuk mengurangi biaya penggunaan widget autocomplete, gunakan opsi baru placeIdOnly untuk mengaktifkan akses langsung ke ID tempat dari layanan Place Autocomplete. Opsi placeIdOnly melewati permintaan Places Details untuk aplikasi yang hanya membutuhkan alamat, bukan detail bisnis lengkap. Untuk mendapatkan alamat yang bersangkutan, teruskan ID tempat ke layanan geocoding atau Geocoding API. Anda juga dapat meneruskan ID tempat ke layanan directions atau distance matrix atau Directions API atau Distance Matrix API sebagai ganti string teks alamat atau pasangan garis lintang/bujur.

Google Maps API Geocoder Tool serta Place Autocomplete dan contoh Directions telah diperbarui untuk mengilustrasikan cara menggunakan opsi baru placeIdOnly.

Bagaimana cara melaporkan bug di geocoder yang baru?

Jika Anda memiliki laporan bug atau permintaan fitur bagi layanan geocoder maju yang baru, beri tahu kami dengan menggunakan issue tracker umum kami.

Geocoder baru tidak memberikan hasil yang baik untuk kasus penggunaan saya. Bantuan apa yang tersedia?

Beri tahu kami dengan menggunakan issue tracker umum kami, berbagi beberapa kueri spesifik yang memberikan hasil buruk dengan geocoder baru, sehingga kami bisa menyelidiki untuk mengetahui apakah ada bug atau masalah sistem yang menyebabkan masalah pada kualitas hasilnya, atau apakah ada perubahan yang bisa kami buat pada panduan praktik terbaik untuk membantu para developer mendapatkan hasil yang lebih baik.

Pemfilteran komponen di geocoder baru tidak berfungsi sama seperti geocoder lama. Bagaimana cara mendapatkan hasil terbaik dengan geocoder baru melalui pemfilteran komponen?

Di geocoder baru, pemfilteran komponen hanya didukung penuh untuk hasil tingkat alamat. Ada dukungan parsial untuk kode negara (misalnya, components=country:GB) dan pembatasan kode pos bagi lokalitas dan tingkatan hasil yang lebih tinggi. Contoh berikut mengilustrasikan cara terbaik untuk menggunakan pemfilteran komponen, bergantung pada hasil yang Anda butuhkan. Dalam URL permintaan contoh, pastikan mengganti ‘YOUR_API_KEY’ dengan kunci API Anda yang sesungguhnya.

  • Untuk membatasi alamat (termasuk bangunan, jalan raya, dan jalanan) ke suatu area administrasi (negara, lokalitas, dll.), gunakan pemfilteran komponen dengan cara yang sama seperti geocoder lama. Penggunaan ini didukung di geocoder baru. Misalnya: address=gordon&components=locality:dublin akan mengembalikan "Gordon Way, Dublin, OH 43017, USA".
    https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=true&address=gordon&components=locality:dublin&key=YOUR_API_KEY
    
  • Untuk membatasi kode pos ke negara tertentu, gunakan pemfilteran komponen dengan cara yang sama seperti geocoder lama, namun pastikan menetapkan pembatasan negara menggunakan kode negara ISO 3166-2. Penggunaan ini didukung di geocoder baru. Misalnya: components=country:CH|postal_code:2000 akan mengembalikan "2000 Neuchâtel, Switzerland".
    https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=true&components=country:CH%7Cpostal_code:2000&key=YOUR_API_KEY
    
  • Untuk membatasi kueri bukan alamat lainnya (kota atau daerah sekitar, misalnya) ke negara tertentu, gunakan pemfilteran komponen dengan cara yang sama seperti geocoder lama, namun pastikan menetapkan pembatasan negara menggunakan kode negara ISO 3166-2. Di geocoder baru, tidak lagi menjamin menemukan hasil yang sama seperti geocoder lama. Gunakan Place Autocomplete untuk memperoleh hasil lebih baik yang dibatasi pada negara yang diinginkan.

    Contoh:

    • Dengan menggunakan geocoder lama, geocoding untuk components=country:US%7Clocality:paris akan mengembalikan sejumlah kota di AS yang bernama "Paris".
      https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=false&components=country:US%7Clocality:paris&key=YOUR_API_KEY
      
    • Dengan menggunakan geocoder baru, geocoding untuk components=country:US%7Clocality:paris akan mengembalikan "Paris, TX, USA" namun tidak satu pun dari kota lainnya di AS yang bernama "Paris".
      https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=true&components=country:US%7Clocality:paris&key=YOUR_API_KEY
      
    • Dengan menggunakan Place Autocomplete untuk input=paris&components=country:us&types=(regions), dan menetapkan tampilan yang terlihat menggunakan location serta radius untuk mencondongkan hasil lokasi, akan menghasilkan respons berisi sejumlah kota di AS yang bernama "Paris".
      https://maps.googleapis.com/maps/api/place/autocomplete/json?location=37.386052,-122.083851&radius=10000&input=paris&components=country:us&types=(regions)&key=YOUR_API_KEY
      
  • Untuk membatasi kueri bukan alamat lainnya (kota atau daerah sekitar, misalnya) ke area selain negara tertentu, penggunaan pemfilteran komponen di geocoder baru tidak menjamin akan menemukan hasil yang sama seperti geocoder lama. Gunakan Place Autocomplete untuk memperoleh hasil lebih baik yang dicondongkan ke area yang ditetapkan (location dan radius). Anda juga dapat menggunakan parameter baru strictbounds untuk membatasi hasil ke area yang ditetapkan.

    Contoh:

    • Dengan menggunakan geocoder lama, geocoding untuk administrative_area:Anaga|locality:Santa+Cruz akan mengembalikan lokalitas Santa Cruz de Tenerife serta daerah administratif Anaga.
      https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=false&components=administrative_area:Anaga%7Clocality:Santa%20Cruz&key=YOUR_API_KEY
      
    • Dengan menggunakan geocoder baru, geocoding untuk administrative_area:Anaga|locality:Santa+Cruz hanya akan mengembalikan daerah administratif Anaga, bukan lokalitas Santa Cruz de Tenerife yang diinginkan.
      https://maps.googleapis.com/maps/api/geocode/json?new_forward_geocoder=true&components=administrative_area:Anaga%7Clocality:Santa%20Cruz&key=YOUR_API_KEY
      
    • Dengan menggunakan Place Autocomplete untuk input=santa+cruz&location=28.494168,-16.275751&radius=20000&types=geocode akan mengembalikan "Santa Cruz de Tenerife, Spain" terlebih dahulu, serta kota-kota lainnya seperti "Santa Cruz de La Palma" (di pulau berbeda) dan "Santa Cruz, CA, United States".
      https://maps.googleapis.com/maps/api/place/autocomplete/json?input=santa+cruz&location=28.494168,-16.275751&radius=20000&types=geocode&key=YOUR_API_KEY
      
    • Tambahkan strictbounds ke permintaan Place Autocomplete di atas untuk mengembalikan hasil yang dibatasi pada region yang ditetapkan ("Anaga").
      https://maps.googleapis.com/maps/api/place/autocomplete/json?input=santa+cruz&location=28.494168,-16.275751&radius=20000&types=geocode&strictbounds&key=YOUR_API_KEY
      

Kirim masukan tentang...

Google Maps Geocoding API
Google Maps Geocoding API
Butuh bantuan? Kunjungi halaman dukungan kami.