Anda sudah siap!

Untuk mulai mengembangkan, masuklah ke dokumentasi developer kami.

Aktifkan Google Maps Geocoding API

Untuk membantu Anda memulai, kami akan memandu Anda melalui Google Developers Console untuk melakukan beberapa hal terlebih dahulu:

  1. Buat atau pilih sebuah proyek
  2. Aktifkan Google Maps Geocoding API
  3. Buat kunci yang sesuai
Lanjutkan

Praktik Terbaik Saat Geocoding Alamat

Geocoding adalah proses mengonversi alamat (seperti alamat jalan) menjadi koordinat geografis (lintang dan bujur), yang bisa Anda gunakan untuk menempatkan marker pada peta, atau memosisikan peta. Fokus dokumen ini adalah untuk mengklarifikasi pertimbangan yang dilibatkan saat melakukan geocoding alamat. Dokumen ini menjelaskan kapan waktu yang optimal untuk menggunakan Google Maps Geocoding API dan kapan sebaiknya menggunakan layanan Places API Place Autocomplete atau layanan Places API Text Search.

Secara umum, gunakan Google Maps Geocoding API saat geocoding alamat lengkap (misalnya, “48 Pirrama Rd, Pyrmont, NSW, Australia”). Gunakan layanan Places API Place Autocomplete saat geocoding alamat yang meragukan (tidak lengkap) atau untuk skenario latensi tinggi, seperti saat merespons masukan pengguna. Saat geocoding alamat yang meragukan di sistem otomatis bila tidak ada pengguna memilih item dari usulan pelengkapan otomatis, gunakan layanan Places API Text Search sebagai ganti Place Autocomplete.

Kasus penggunaan dan saran API

Kasus penggunaan Saran API
Alamat pos yang lengkap dan tidak meragukan Layanan web Google Maps Geocoding API
Kueri meragukan yang dimasukkan oleh pengguna (misalnya, alamat yang diformat tidak lengkap atau buruk) Layanan Places API Place Autocomplete untuk memperoleh ID tempat, kemudian Geocoding API untuk meng-geocode ID tempat menjadi latlng.
Kueri meragukan di sistem otomatis (misalnya, alamat yang diformat tidak lengkap atau buruk) Layanan Places API Text Search untuk memperoleh ID tempat, kemudian Geocoding API untuk meng-geocode ID tempat menjadi latlng.
Respons masukan pengguna secara realtime Layanan Places API Place Autocomplete untuk memperoleh ID tempat, kemudian Geocoding API untuk meng-geocode ID tempat menjadi latlng.
Masalah latensi dengan menggunakan Google Maps Directions API atau Distance Matrix API, dengan asal, tujuan, atau titik jalan yang ditetapkan sebagai string alamat Kurangi latensi geocoding dengan menggunakan layanan Places API Place Autocomplete untuk memperoleh ID tempat, kemudian teruskan ID Tempat ke Directions API atau Distance Matrix API.

Alamat lengkap

Kueri yang tidak meragukan seperti string alamat pos yang lengkap (misalnya, “48 Pirrama Rd, Pyrmont, NSW, Australia”) paling bagus ditangani dengan layanan web Geocoding API. Backend geocoding alamat menyediakan cakupan alamat yang lebih besar secara global, dan dioptimalkan untuk hasil berkualitas tinggi dengan tipe kueri yang lengkap dan tidak meragukan ini.

Kueri meragukan

Kueri meragukan adalah kueri berisi alamat yang diformat dengan buruk, alamat tidak lengkap, atau komponen alamat yang berlebih-lebihan. Geocoder layanan web Geocoding API tidak didesain untuk menangani kueri meragukan dan mungkin memberikan hasil yang kurang akurat atau tanpa hasil sebagai respons terhadap kueri meragukan, terutama jika kueri berisi beberapa kesalahan ejaan atau istilah bukan-alamat yang berlebihan.

Jika Anda memiliki kasus penggunaan di mana pengguna boleh memasukkan kueri meragukan (misalnya “123 Main Street”), kami menyarankan penggunaan layanan Place Autocomplete di Places API, karena layanan ini didesain untuk mengembalikan beberapa opsi yang memungkinkan dan memungkinkan pengguna untuk memilih di antaranya. Places API bisa dibatasi agar hanya menelusuri geocode atau alamat dengan mengecualikan bisnis. Lebih jauh, fungsi pencarian pelengkapan otomatis bisa dicondongkan untuk mengembalikan hasil yang spesifik untuk suatu lokasi. Places API mengembalikan ID tempat yang bisa diteruskan sebagai lokasi yang sepenuhnya tidak meragukan ke layanan web Geocoding API, yang selanjutnya akan mengembalikan detail alamat lengkap, dan meng-geocode alamat menjadi sebuah latlng. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai layanan Place Autocomplete untuk Android, iOS, JavaScript, dan Places API Web Service.

Jika Anda perlu menggunakan geocoding alamat dalam sistem otomatis di mana tidak ada pengguna yang memilih dari beberapa hasil yang memungkinkan, namun kueri mungkin menjadi meragukan atau tidak lengkap, Anda bisa menggunakan layanan Places API Text Search sebagai ganti layanan Place Autocomplete. Place Search lebih baik dalam menangani kueri meragukan daripada Geocoding API, dan memungkinkan Anda membatasi penelusuran ke area tertentu, atau memeringkat hasil menurut jarak, sehingga memungkinkan pemfilteran yang lebih akurat bagi kueri yang meragukan atau tidak lengkap.

Merespons masukan pengguna

Aplikasi yang merespons secara realtime pada masukan pengguna memiliki dua pertimbangan utama yang memengaruhi pilihan API:

  1. Masukan pengguna umumnya melibatkan pemasukan alamat secara progresif, sehingga kemampuan meng-geocode alamat meragukan yang tidak lengkap akan menguntungkan karena memungkinkan pengguna mendapatkan hasil yang lebih cepat.
  2. Aplikasi yang merespons masukan pengguna sangat sensitif pada latensi.

Kedua pertimbangan ini membuat layanan Place Autocomplete di Places API cocok untuk kasus penggunaan yang merespons masukan pengguna. Geocoding alamat di Geocoding API memiliki latensi lebih tinggi, juga memberikan hasil yang kurang akurat untuk kueri yang tidak lengkap atau meragukan, jadi tidak disarankan untuk aplikasi yang harus merespons masukan pengguna secara realtime. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai layanan Place Autocomplete untuk Android, iOS, JavaScript, dan Places API Web Service.

Mengurangi latensi untuk Directions API dan Distance Matrix API

Bila asal, tujuan, atau titik jalan ditetapkan sebagai string alamat, Google Maps Directions API dan Distance Matrix API akan menggunakan backend yang sama seperti Geocoding API untuk meng-geocode alamat ini sebelum menghitung arah. Hal ini menambah latensi secara signifikan dibandingkan dengan menetapkan lokasi yang sama sebagai latlng atau ID tempat.

Jika aplikasi Anda menggunakan Directions API atau Distance Matrix API dalam situasi sensitif-latensi seperti merespons masukan pengguna, dan asal, tujuan, atau titik jalan Anda mulanya ditetapkan sebagai string alamat, kami menyarankan Anda meminimalkan latensi dengan menggunakan layanan Place Autocomplete di Places API untuk mengonversi string alamat menjadi ID tempat, kemudian meneruskan ID tempat tersebut ke Directions API atau Distance Matrix API. Dapatkan informasi selengkapnya mengenai layanan Place Autocomplete untuk Android, iOS, JavaScript, dan Places API Web Service. Lihat juga contoh JavaScript untuk pelengkapan otomatis bagi alamat dan arah.

Kesimpulan

Bergantung pada kasus penggunaan Anda, saat geocoding alamat, menggunakan Geocoding API atau Places API, atau menggunakan layanan Place Autocomplete atau layanan Place Search yang dikombinasikan dengan Geocoding API akan memungkinkan Anda membuat aplikasi yang menawarkan hasil geocoding yang akurat kepada pengguna, juga latensi yang berkurang.

Mengelola kesalahan dan mencoba lagi

Jika Anda menerima respons UNKNOWN_ERROR, hal ini disebabkan oleh kesalahan sementara dan solusi terbaiknya adalah mencoba lagi setelah beberapa saat. Kami menyarankan penggunaan pustaka klien layanan web Google Maps APIs yang menyertakan logika coba lagi dan mendukung autentikasi Google Maps APIs Premium Plan. Java Client, Python Client, Go Client, dan Node.js Client untuk Google Maps Services adalah pustaka klien yang didukung komunitas, tersedia untuk diunduh dan kontribusi pada GitHub, di mana Anda juga akan menemukan petunjuk pemasangan dan kode contoh.

Jika Anda mendapatkan kode status OVER_QUERY_LIMIT sebagai respons, Anda telah melebihi batas penggunaan untuk API. Kami menyarankan Anda mencoba strategi optimalisasi penggunaan ini.

Kirim masukan tentang...

Google Maps Geocoding API
Google Maps Geocoding API
Butuh bantuan? Kunjungi halaman dukungan kami.