- Ketersediaan Set Data
- 2010-01-13T12:00:00Z–2020-12-31T12:00:00Z
- Produsen Set Data
- NASA GSFC
- Rangkaian Langkah Penjualan
- 3 Hari
- Tag
Deskripsi
Kelembapan tanah Global NASA-USDA dan set data kelembapan tanah Global SMAP NASA-USDA memberikan informasi kelembapan tanah di seluruh dunia pada resolusi spasial 0,25°x0,25°. Set data ini mencakup kelembapan tanah permukaan dan subpermukaan (mm), profil kelembapan tanah (%), serta anomali kelembapan tanah permukaan dan subpermukaan. Anomali kelembapan tanah tidak memiliki satuan dan merepresentasikan anomali standar yang dihitung menggunakan periode bergerak 31 hari. Nilai di sekitar 0 menunjukkan kondisi kelembapan yang umum, sementara nilai yang sangat positif dan sangat negatif menunjukkan pembasahan ekstrem (kondisi kelembapan tanah di atas rata-rata) dan pengeringan (kondisi kelembapan tanah di bawah rata-rata), masing-masing.
Set data ini dibuat dengan mengintegrasikan pengamatan kelembapan tanah Level 2 Soil Moisture Ocean Salinity (SMOS) yang berasal dari satelit ke dalam model Palmer dua lapisan yang telah dimodifikasi menggunakan pendekatan asimilasi data Ensemble Kalman Filter (EnKF) 1-D. Asimilasi pengamatan kelembapan tanah SMOS membantu meningkatkan prediksi kelembapan tanah berbasis model, terutama di area dunia yang kurang memiliki instrumen (misalnya, Afrika Selatan, Timur Tengah) yang tidak memiliki data presipitasi berkualitas baik.
Set data ini dikembangkan oleh Hydrological Science Laboratory (HSL) di Goddard Space Flight Center NASA bekerja sama dengan USDA Foreign Agricultural Services dan USDA Hydrology and Remote Sensing Lab.
Band
Band
Ukuran piksel: 27830 meter (semua band)
| Nama | Unit | Min | Maks | Ukuran Piksel | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|---|
ssm |
mm | 0* | 25,39* | 27.830 meter | Kelembapan tanah permukaan |
susm |
mm | 0* | 274,6* | 27.830 meter | Kelembapan tanah di bawah permukaan |
smp |
Pecahan | 0* | 1* | 27.830 meter | Profil kelembapan tanah |
ssma |
Tanpa dimensi | -4* | 4* | 27.830 meter | Anomali kelembapan tanah permukaan |
susma |
Tanpa dimensi | -4* | 4* | 27.830 meter | Anomali kelembapan tanah di bawah permukaan |
Persyaratan Penggunaan
Persyaratan Penggunaan
Set data ini berada di domain publik dan tersedia tanpa batasan penggunaan dan distribusi. Baca Kebijakan Data & Informasi Ilmu Bumi NASA untuk mendapatkan informasi tambahan.
Kutipan
Bolten, J., W.T. Crow, X. Zhan, T.J. Jackson, dan C.A. Reynolds (2010). Evaluating the Utility of Remotely Sensed Soil Moisture Retrievals for Operational Agricultural Drought Monitoring, IEEE Transactions on Geoscience and Remote Sensing, 3(1): 57-66. doi:10.1109/JSTARS.2009.2037163 Google Scholar
Bolten, J., dan W. T. Crow (2012). Peningkatan prediksi kondisi vegetasi kuasi-global menggunakan kelembapan tanah permukaan yang dideteksi dari jarak jauh, Geophysical Research Letters, 39: (L19406). doi:10.1029/2012GL053470 Google Scholar
I. E. Mladenova, J.D. Bolten, W.T. Crow, M.C. Anderson, C.R. Hain, D.M. Johnson, R. Mueller (2017). Perbandingan Kelembapan Tanah, Tekanan Evaporatif, dan Indeks Vegetasi untuk Memperkirakan Hasil Panen Jagung dan Kedelai di AS, IEEE Journal of Selected Topics in Applied Earth Observations and Remote Sensing, 10(4): 1328-1343, doi:10.1109/JSTARS.2016.2639338
Sazib, N., I. E. Mladenova, J.D. Bolten (2018). Memanfaatkan Google Earth Engine untuk Penilaian Kekeringan Menggunakan Data Kelembapan Tanah Global. Remote Sensing, 10(8), hlm.1265. doi:10.3390/rs10081265 Google Scholar
Kerr, Y. H., dan D. Levine (2008). Dirujuk dalam edisi khusus tentang misi Soil Moisture and Ocean Salinity (SMOS), IEEE Transactions on Geoscience and Remote Sensing, 46(3): 583-585. doi:10.1109/TGRS.2008.917807 Google Scholar
DOI
Mengeksplorasi dengan Earth Engine
Editor Kode (JavaScript)
var dataset = ee.ImageCollection('NASA_USDA/HSL/soil_moisture') .filter(ee.Filter.date('2017-04-01', '2017-04-30')); var soilMoisture = dataset.select('ssm'); var soilMoistureVis = { min: 0.0, max: 28.0, palette: ['0300ff', '418504', 'efff07', 'efff07', 'ff0303'], }; Map.setCenter(-6.746, 15.529, 2); Map.addLayer(soilMoisture, soilMoistureVis, 'Soil Moisture');