Tutorial ini menunjukkan cara menyiapkan pengukuran Google Analytics untuk aplikasi halaman tunggal (SPA) menggunakan Google Tag Manager. Anda akan mempelajari cara mengonfigurasi properti Google Analytics, mengaktifkan variabel GTM yang diperlukan, dan membuat tag yang dipicu saat histori berubah.
Sebelum memulai
Tutorial ini mengasumsikan bahwa Anda telah:
- Akun dan properti Google Analytics.
- Penampung Google Tag Manager yang diinstal di SPA Anda.
- Peran Editor (atau yang lebih tinggi) untuk Google Analytics dan Google Tag Manager.
Langkah 1: Siapkan aliran data GA4
Untuk melacak peristiwa page_view secara manual di SPA, Anda harus menonaktifkan tayangan halaman berbasis histori otomatis di GA4 terlebih dahulu untuk menghindari penghitungan ganda.
- Buka Google Analytics.
- Di Admin, klik Aliran data pada bagian Pengumpulan dan perubahan data.
- Pilih aliran data web Anda.
- Di bagian Pengukuran yang ditingkatkan, klik ikon setelan
.
- Di bagian Tayangan halaman > Tampilkan setelan lanjutan, hapus Perubahan halaman berdasarkan peristiwa histori browser.
- Klik Simpan.
Langkah 2: Aktifkan variabel Histori bawaan di Tag Manager
Untuk menggunakan pemicu atau variabel berbasis histori di GTM, Anda harus mengaktifkan variabel Histori bawaan terlebih dahulu.
- Buka Google Tag Manager.
- Di ruang kerja Anda, buka Variabel.
- Di bagian Variabel Built-In, klik Konfigurasikan.
- Di bagian History, aktifkan variabel berikut:
History New URL FragmentHistory Old URL FragmentHistory New StateHistory Old StateHistory Source
- Tutup panel konfigurasi.
Langkah 3: Buat pemicu Perubahan Histori
Selanjutnya, buat pemicu yang diaktifkan setiap kali peristiwa perubahan histori (seperti
pushState atau replaceState) terjadi di SPA Anda.
- Di ruang kerja Tag Manager Anda, buka menu Pemicu.
- Klik Baru.
- Di Konfigurasi Pemicu, pilih pemicu Perubahan Histori.
- (Opsional) Jika Anda hanya ingin melacak perubahan layar tertentu, perbarui pemicu agar diaktifkan pada Beberapa Perubahan Histori.
- Beri nama pemicu (misalnya, "Perubahan Histori") lalu klik Simpan.
Langkah 4: Buat tag Google
Sekarang, buat tag Google yang memperbarui parameter page_location setiap kali
perubahan histori terjadi.
- Di menu Tag, klik Baru.
- Di Konfigurasi Tag, pilih Tag Google.
- Masukkan ID Tag Anda (ID yang sama dengan yang digunakan untuk tag Google awal Anda).
Di bagian Setelan konfigurasi, tambahkan parameter berikut:
page_location:{{Page URL}}page_title:{{Page Title}}update:true
Beri nama tag (misalnya, "Tag Google - Pembaruan SPA") lalu klik Simpan.
Langkah 5: Kirim peristiwa page_view virtual
Terakhir, buat tag Peristiwa GA4 untuk mengirim peristiwa page_view yang sebenarnya untuk setiap pemuatan halaman virtual.
- Klik Baru di menu Tag.
- Di Konfigurasi Tag, pilih Google Analytics: Peristiwa GA4.
- Masukkan ID Pengukuran Anda.
- Tetapkan Nama Peristiwa ke
page_view. - Di bagian Setelan Lanjutan > Pengurutan Tag, pilih Aktifkan tag sebelum Peristiwa GA4 - Kunjungan Halaman Virtual diaktifkan, lalu pilih tag Tag Google - Pembaruan SPA yang Anda buat di Langkah 4.
- Di bagian Pemicuan, pilih pemicu Perubahan Histori yang Anda buat di Langkah 3.
- Beri nama tag (misalnya, "Peristiwa GA4 - Page View Virtual") dan klik Simpan.
Langkah 6: Verifikasi penyiapan Anda
Untuk memastikan tayangan halaman virtual Anda dicatat dengan benar:
- Di Tag Manager, klik Pratinjau untuk masuk ke mode Pratinjau.
- Menjelajahi SPA Anda.
- Di DebugView Google Analytics, verifikasi bahwa peristiwa
page_viewbaru muncul untuk setiap perubahan layar. - Periksa apakah nilai
page_locationsesuai dengan harapan Anda.