Missed the action at the 2018 Chrome Dev Summit? Catch up with our playlist on the Google Chrome Developers channel on YouTube. Watch now.

Situs Tidak Menggunakan console.time() Dalam Skripnya Sendiri

Mengapa audit itu penting

Jika Anda menggunakan console.time() untuk mengukur kinerja laman, pertimbangkan menggunakan User Timing API sebagai gantinya. Manfaat menyertakan:

  • Stempel waktu resolusi tinggi.
  • Data pengaturan waktu yang dapat dieskpor.
  • Integrasi dengan Chrome DevTools Timeline. Bila fungsi User Timing performance.measure() dipanggil selama perekaman Timeline, DevTools secara otomatis menambahkan pengukuran ke hasil Timeline, seperti yang ditampilkan dalam label my custom measurement pada tangkapan layar di bawah ini.

Pengukuran User Timing di Chrome DevTools Timeline

Cara untuk lulus audit

Di laporan Anda, Lighthouse akan mencantumkan setiap instance console.time() yang ditemukannya pada URL. Ganti setiap panggilan ini dengan performance.mark(). Jika Anda ingin mengukur waktu yang telah ditempuh di antara dua tanda, gunakan performance.measure().

Lihat User Timing API: Memahami Aplikasi Web Anda untuk mempelajari cara menggunakan API.

Cara implementasi audit

Bagian ini menjelaskan cara implementasi audit, agar Anda bisa memahami cara menghitung skor audit.

Lighthouse melaporkan setiap instance console.time() yang ditemukannya dari skrip yang berada pada host yang sama dengan laman tersebut. Skrip dari host lain tidak termasuk, karena Lighthouse beranggapan bahwa Anda tidak memiliki kontrol atas skrip ini. Jadi, mungkin ada skrip lain yang menggunakan console.time() pada laman Anda, namun itu tidak akan ditampilkan dalam laporan Lighthouse Anda.