Praktik terbaik desain aplikasi

Untuk membuat aplikasi yang mudah digunakan dan memiliki performa tinggi menggunakan App Maker, ikuti praktik terbaik desain ini. Rekomendasi ini berfokus pada desain; lihat juga Praktik terbaik untuk keamanan.

Membuat aplikasi yang terfokus

App Maker berfungsi optimal untuk aplikasi yang memiliki:

  • Alur kerja yang sederhana.
  • Satu solusi—Jika Anda memiliki beberapa solusi terkait, terapkan secara terpisah sebagai aplikasi berukuran lebih kecil yang memiliki database Cloud SQL yang sama, daripada membuat satu aplikasi berukuran besar. Aplikasi berukuran kecil berjalan lebih cepat dan database bersama memberikan kebenaran data dalam satu sumber.

Menyederhanakan dan mempercepat antarmuka pengguna Anda

  • Minimalkan jumlah widget dalam aplikasi.
  • Gunakan tabel dan formulir sederhana yang menampilkan sedikit kolom sekaligus. Sebaiknya gunakan maksimal 10–15 kolom.
  • Sertakan beberapa halaman, fragmen, dan dialog sederhana. Sebaiknya gunakan maksimal 10-30 secara keseluruhan.
  • Minimalkan penggunaan widget yang memungkinkan pengeditan, seperti Kotak Teks, Drop-Down, Kotak centang, dan Pemilih tanggal. Misalnya, daripada menyertakan tabel yang sepenuhnya dapat diedit, berikan dialog Pop-up yang memungkinkan pengeditan tabel hanya baca.
  • Gunakan setelan performa pada halaman, panel, dan widget kontainer untuk menunda pemuatan halaman dan konten widget ke dalam browser. Untuk detailnya, lihat Setelan performa.
  • Hapus widget dan halaman yang tidak digunakan untuk mempersingkat waktu pemuatan awal.
  • Atur gaya aplikasi Anda untuk berbagai ukuran layar dan optimalkan widget yang ditampilkan di layar yang lebih kecil. Untuk detailnya, lihat Pengaturan gaya untuk berbagai ukuran layar.
  • Buat aplikasi mudah diakses oleh semua pengguna, termasuk para penyandang disabilitas. Untuk detailnya, lihat Membuat aplikasi mudah diakses.

Contoh aplikasi yang cocok untuk App Maker

  • Aplikasi yang dapat dibuat oleh 1-2 developer
  • Aplikasi persetujuan dokumen
  • Aplikasi dasbor, seperti project atau database pelacakan tugas
  • Aplikasi pendaftaran tempat pengguna mengirimkan formulir yang memulai alur kerja
  • Aplikasi messaging dan komunikasi, seperti sistem pemberitahuan email sederhana
  • Aplikasi yang memiliki integrasi sederhana dengan layanan REST pihak ketiga, seperti mengambil dan mendorong data Salesforce®
  • Aplikasi yang menggantikan proses penggunaan spreadsheet yang berlebihan
  • Aplikasi yang menggantikan aplikasi perusahaan lama yang berukuran kecil hingga sedang

Jika Anda perlu membuat aplikasi yang berukuran besar, multisolusi, atau mudah disesuaikan, pertimbangkan untuk menggunakan Google App Engine di Google Cloud Platform (GCP). Anda dapat menggunakan App Maker untuk membuat prototipe aplikasi berukuran kecil yang memiliki fitur khusus, sekaligus dibuat menjadi aplikasi GCP yang berukuran lebih besar.

Yang perlu dihindari

  • Antarmuka pengguna yang rumit—Saat pengguna membuka aplikasi, seluruh antarmuka dimuat ke browser pengguna, bahkan halaman yang mungkin tidak diperlukan.
  • Banyak widget dengan data tinggi, seperti panel tab, kolom yang dapat diedit, dan konten dinamis.
  • Aplikasi yang mudah terhubung dengan berbagai layanan pihak ketiga selain REST.
  • Aplikasi dengan berbagai persyaratan bisnis.
  • Aplikasi yang membutuhkan tim pengembangan besar.