Terima kasih telah melihat pratinjau dokumentasi platform tag Google yang baru. Situs ini berstatus beta versi publik. (Masukan)

Panduan Penyiapan App Engine

Panduan ini menjelaskan cara:

  • Menyediakan server pemberian tag secara manual di Google Cloud Platform App Engine.
  • Mengupgrade server pemberian tag yang disediakan secara otomatis sehingga siap menangani live traffic.
  • Menambah atau mengurangi jumlah server yang menjalankan penampung server Anda.

Proses ini melibatkan aktivitas:

  1. Membuat Project Google Cloud Platform atau membuka project yang ada di Google Cloud Console.
  2. Menjalankan skrip shell yang akan memandu Anda melalui langkah-langkah penyiapan server pemberian tag atau mengubah konfigurasi server pemberian tag yang ada.

Konfigurasi pengujian (ditetapkan secara default selama proses penyediaan otomatis) sesuai untuk traffic pengujian skala kecil dan untuk menggunakan fitur Pratinjau di Tag Manager. Namun, sebaiknya gunakan skrip shell untuk mengupgrade server Anda ke konfigurasi produksi sebelum mengirim live traffic yang signifikan ke server.

Dalam konfigurasi pengujian, pada umumnya, Anda tidak akan dikenakan biaya apa pun. Konfigurasi pengujian adalah class instance F1 App Engine di lingkungan Standar.

Dalam konfigurasi produksi, biaya setiap server sekitar $40/bulan (USD). Setiap server adalah instance App Engine dengan 1 vCPU, memori 0,5 GB, disk 10 GB di lingkungan Fleksibel. Sebaiknya jalankan minimal 3 server untuk mengurangi risiko kehilangan data jika terjadi pemadaman layanan server. Namun, Anda dapat memilih untuk menjalankan lebih sedikit (atau lebih banyak) server. Kami memperkirakan bahwa penskalaan otomatis 3-6 server (default) akan menangani 50-200 permintaan per detik, meskipun performanya akan bervariasi sesuai jumlah tag, dan fungsi tag tersebut.

Lihat Mengelola biaya App Engine untuk memahami penagihan App Engine dan cara mengonfigurasi pemberitahuan penagihan. Sebaiknya siapkan pemberitahuan penagihan.

Membuat project Google Cloud Platform (GCP)

Jika Anda membuat server GCP melalui proses penyediaan otomatis, project GCP sudah tersedia. Anda dapat mengaksesnya dengan membuka console.cloud.google.com dan melihat project yang aksesnya Anda miliki. ID project akan menjadi ID penampung yang diberi akhiran dengan urutan karakter acak.
screenshot pemilih project GCP, yang menampilkan contoh ID project Tag Manager.

Jika Anda tidak membuat server GCP melalui proses penyediaan otomatis:

Untuk pengguna GCP baru: Buat akun GCP baru lalu buat akun penagihan GCP.

Untuk pengguna GCP lama: Buat project baru di GCP. Anda dapat memberi nama project sesuai keinginan, tetapi sebaiknya gunakan ID penampung Anda untuk memudahkan. Nama ini hanya digunakan dalam GCP. Perhatikan ID Project Anda.

Membuat server pemberian tag atau mengonfigurasi ulang server pemberian tag yang ada

  1. Buka Cloud Shell Google Cloud Platform
  2. Tetapkan project Cloud Platform di cloud shell. Ganti <PROJECT_ID> dengan project ID GCP yang Anda catat sebelumnya:

    gcloud config set project <PROJECT_ID>
    
  3. Jalankan perintah berikut dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh skrip.

    bash -c "$(curl -fsSL https://googletagmanager.com/static/serverjs/setup.sh)"
    

    Skrip shell ini akan memungkinkan Anda melakukan salah satu tugas berikut:

    1. Jika Anda belum menyiapkan server pemberian tag, skrip ini akan membantu Anda menyiapkannya.
    2. Jika Anda ingin mulai menyalurkan traffic produksi dari server pemberian tag yang ada, skrip ini akan membantu Anda menambahkan server lain.
    3. Jika Anda sudah memiliki server pemberian tag, skrip ini akan membantu Anda mengubah konfigurasi.

Mengonfigurasi URL penampung server

Jika sebelumnya Anda sudah menyiapkan server menggunakan proses penyediaan otomatis, lewati langkah ini.

Aplikasi Anda akan di-deploy ke subdomain App Engine. Anda dapat menjalankan perintah berikut untuk mendapatkan URL:

gcloud app browse

Salin URL tersebut dan buka penampung Tag Manager sisi server di bagian Admin > Setelan Penampung. Tempelkan URL tersebut ke URL penampung server, klik Simpan, lalu buka kembali ruang kerja Anda.

Validasi

Di Tag Manager, lihat pratinjau penampung. Jika halaman pratinjau dimuat, berarti semuanya telah disiapkan dengan benar.

Memetakan domain kustom

Jika Anda baru saja membuat server pemberian tag baru, ikuti petunjuk ini untuk mengarahkan subdomain situs Anda ke server pemberian tag.

Menonaktifkan logging permintaan App Engine (opsional)

Secara default, App Engine mencatat informasi tentang setiap permintaan (misalnya, jalur permintaan, parameter kueri, dsb.) yang diterimanya ke dalam log. Jika server pemberian tag Anda menangani banyak permintaan per bulan (misalnya, lebih dari 1 juta), pesan log tersebut dapat menimbulkan biaya logging yang signifikan. Untuk mengurangi atau menghilangkan biaya logging, sebaiknya nonaktifkan logging permintaan App Engine. Untuk menonaktifkan logging permintaan App Engine, ikuti langkah-langkah ini:

  1. Buka Logging -> Router Log. Pastikan Anda berada dalam project yang cocok dengan ID penampung Anda:
    screenshot pemilih project GCP, yang menunjukkan contoh ID penampung Tag Manager.
  2. Untuk Type: Cloud Logging bucket, baris Name:_Default, pilih menu tambahan, lalu klik Edit Sink
  3. Di bagian Sink destination, pilih bucket log _Default
  4. Di bagian Choose logs to include in sink, tambahkan teks ini ke filter penyertaan yang ada di baris baru: NOT LOG_ID("appengine.googleapis.com/nginx.request") AND NOT LOG_ID("appengine.googleapis.com/request_log") screenshot filter penyertaan log GCP yang menampilkan konfigurasi yang ditentukan.
  5. Untuk juga menonaktifkan logging dari load balancer, tambahkan teks ini, di baris baru, ke filter penyertaan yang ada: NOT LOG_ID("requests"). Catatan: Ini akan menonaktifkan semua logging dari load balancer, termasuk permintaan yang tidak dikirim ke penampung server.
  6. Klik tombol Update Sink di bagian bawah

Sekarang, permintaan App Engine akan dikecualikan dari logging. Periksa Logging -> Log Viewer untuk memastikan bahwa permintaan baru tidak muncul dalam log.

Memecahkan masalah waktu tunggu deployment produksi

Saat Anda menjalankan skrip penyiapan untuk membuat atau mengonfigurasi ulang server pemberian tag, waktu tunggu skrip mungkin habis. Ada beberapa alasan hal ini dapat terjadi. Dua yang paling umum adalah:

  1. Akun layanan memiliki izin yang salah - Akun layanan Compute Engine dan App Engine bertanggung jawab untuk men-deploy dan mempertahankan deployment produksi. Secara default, akun ini telah dikonfigurasi sebelumnya dengan izin yang sesuai. Namun, dalam beberapa kasus, kebijakan organisasi dapat menyebabkan akun layanan memiliki izin yang salah.

    1. Buka halaman IAM & Admin di menu navigasi sebelah kiri di Google Cloud Console.
    2. Temukan akun layanan Compute Engine <project_number>-compute@developer.gserviceaccount.com dan akun layanan App Engine <project_name>@appspot.gserviceaccount.com.
    3. Kedua akun layanan harus memiliki peran Editor. Jika salah satu akun tidak memiliki peran Editor, perbarui peran dengan mengklik ikon pensil di sebelah kanan akun, mengklik dropdown peran yang ada, men-scroll ke atas, lalu mengklik Project, lalu Editor.
  2. Kuota tidak mencukupi - Deployment produksi menggunakan kuota Compute Engine. Jika project tidak memiliki cukup kuota, waktu tunggu deployment dapat habis saat mencoba menyediakan resource.

    1. Buka halaman IAM & Admin di menu navigasi sebelah kiri di Google Cloud Console, lalu klik tab Quotas di menu navigasi sebelah kiri.
    2. Di dekat bagian atas halaman, klik kotak teks Filter table, lalu ketik Compute Engine API. Klik hasil satu-satunya.
    3. Verifikasi bahwa semua status kuota berada dalam batas atau memiliki tanda centang hijau.
    4. Cari dan klik CPU. Pastikan bahwa penggunaan saat ini ditambah jumlah instance yang di-deploy akan tetap di bawah batas untuk region deployment.