Global 2020 Forest Classification for IPCC Aboveground Biomass Tier 1 Estimates, V1

NASA/ORNL/global_forest_classification_2020/V1
Ketersediaan Set Data
2020-01-01T00:00:00Z–2020-12-31T00:00:00Z
Produsen Set Data
Cuplikan Earth Engine
ee.ImageCollection("NASA/ORNL/global_forest_classification_2020/V1")
Tag
di atas permukaan tanah biomassa karbon klasifikasi hutan biomassa hutan ipcc nasa hutan primer
hutan sekunder

Deskripsi

Set data ini menyediakan kelas hutan global yang dibatasi oleh status/kondisi pada tahun 2020 dengan resolusi sekitar 30 m. Data ini mendukung pembuatan perkiraan Tingkat 1 untuk Kepadatan Biomassa berkayu kering di atas permukaan tanah (AGBD) di hutan alami dalam Penyempurnaan tahun 2019 terhadap Panduan IPCC 2006 untuk Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional. Kelas hutan mencakup hutan primer, hutan sekunder muda (<=20 tahun), dan hutan sekunder tua (>20 tahun). Klasifikasi didasarkan pada kombinasi Boolean dari serangkaian produk Pengamatan Bumi (EO) yang ada terkait tutupan pohon hutan, tinggi, usia, dan klasifikasi penggunaan lahan yang merepresentasikan tahun 2000 hingga 2020. Klasifikasi status/kondisi hutan ini memprioritaskan pengurangan potensi kesalahan komisi dalam pembatasan dengan meminimalkan penyertaan piksel yang ambigu. Oleh karena itu, peta ini memberikan perkiraan konservatif tentang luas hutan global, dengan mengidentifikasi sekitar 3,26 miliar ha hutan di seluruh dunia.

Penilaian Kualitas

Data ini memberikan kompilasi komprehensif dari kumpulan data yang dipublikasikan terbaru tentang kondisi hutan, tetapi tidak adanya sampel independen data global yang akan memungkinkan validasi pembatasan ini merupakan kendala. Oleh karena itu, klasifikasi status/kondisi hutan global belum divalidasi.

Akuisisi Data, Materi, dan Metode

Klasifikasi status/kondisi hutan dibuat dengan melakukan analisis Boolean pada serangkaian set data yang ada (lihat Tabel 1, Hunka et al., 2024), termasuk lapisan klasifikasi penggunaan lahan, usia, tinggi, dan tutupan pohon hutan yang diperoleh dari satelit. Dalam pendekatan ini, lapisan yang mengidentifikasi potensi kelas status/kondisi hutan (misalnya, hutan primer) digabungkan, dan lapisan yang mengidentifikasi sumber ketidaksesuaian (misalnya, keberadaan perkebunan atau deforestasi yang terdeteksi di hutan primer yang dibatasi) digunakan untuk menghilangkan area yang berpotensi terjadi kesalahan komisi.

Kelas hutan primer ditetapkan menggunakan set data yang mengidentifikasi hutan primer/utuh, dengan indeks integritas hutan yang tinggi, keberadaan penutup pohon dan ketinggian hutan ≥5 m, serta tidak ada peristiwa kehilangan hutan yang diketahui, hutan yang ditanami, atau perkebunan.

Kelas hutan sekunder muda mencakup piksel yang mengalami perubahan tinggi atau tutupan hutan antara tahun 2000 dan 2020, tidak termasuk hutan dan perkebunan yang ditanami. Hutan ini diidentifikasi dengan ketinggian ≥5 m pada tahun 2020 dan (a) ketinggian <5 m pada tahun 2000 atau (b) ketinggian ≥5 m pada tahun 2000, tetapi mengalami kehilangan tutupan pohon setelah tahun 2000.

Kelas hutan sekunder lama mencakup sisa piksel dengan hutan setelah mengecualikan kelas hutan sekunder utama dan muda. Piksel ini memiliki ketinggian hutan ≥5 m pada tahun 2000 dan 2020 tanpa kehilangan tutupan pohon atau gangguan hutan yang terdeteksi setelah tahun 2000, serta tidak ada hutan atau perkebunan yang ditanami.

Skema alur kerja analisis

Band

Ukuran Piksel
30 meter

Band

Nama Ukuran Piksel Deskripsi
classification meter

Jenis Hutan

Tabel Class klasifikasi

Nilai Warna Deskripsi
1 #00ff00

Hutan Primer

2 #ff0000

Hutan Sekunder Muda

3 #6666ff

Hutan Sekunder Tua

Persyaratan Penggunaan

Persyaratan Penggunaan

Set data ini berada di domain publik dan tersedia tanpa batasan penggunaan dan distribusi. Baca Kebijakan Data & Informasi Ilmu Bumi NASA untuk mendapatkan informasi tambahan.

Kutipan

Kutipan:
  • Hunka, N., L. Duncanson, J. Armston, R.O. Dubayah, S.P. Healey, M. Santoro, P. May, A. Araza, C. Bourgain, P.M. Montesano, C.S. Neigh, H. Grantham, V. Potapov, S. Turubanova, A. Tyukavina, J. Richter, N. Harris, M. Urbazaev, A. Pascual, D. Requena Suarez, M. Herold, B. Poulter, S.N. Wilson, G. Grassi, S. Federici, M.J. Sanz Sanchez, dan J. Melo. 2024. Klasifikasi Hutan Global untuk Estimasi Biomasa di Atas Tanah Tingkat 1 IPCC, 2020. ORNL DAAC, Oak Ridge, Tennessee, AS. https://doi.org/10.3334/ORNLDAAC/2345

  • Hunka, N., Duncanson, L., Armston, J. et al. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Tier 1 forest biomass estimates from Earth Observation. Sci Data 11, 1127 (2024). https://doi.org/10.1038/s41597-024-03930-9 doi:10.1038/s41597-024-03930-9

DOI

Mengeksplorasi dengan Earth Engine

Editor Kode (JavaScript)

var dataset = ee.ImageCollection('NASA/ORNL/global_forest_classification_2020/V1');

var visualization = {
  bands: ['classification'],
  min: 1.0,
  max: 3.0,
  palette: ['00ff00', 'ff0000', '6666ff'],
};

Map.setCenter(-53, -5, 6);
Map.addLayer(dataset, visualization, 'Forest Type');
Buka di Editor Kode