Ringkasan Model

Model mengelola dan menyimpan data di App Maker. Anda dapat menganggap model seperti tabel dalam database atau sheet dalam spreadsheet. Spreadsheet mengelola data berdasarkan kolom dan menyimpan data dalam baris. Model mengelola data berdasarkan kolom dan menyimpan data dalam kumpulan yang disebut record.

Misalnya, bayangkan Anda bekerja di startup baru, Weyland Corp, dan Anda ingin membuat aplikasi SDM yang melacak nama, nomor ID, dan tanggal lahir karyawan. Di App Maker, Anda dapat membuat model Employee dengan empat kolom: Name, EmployeeID, Active, dan DateOfBirth. Anda ingin membuat halaman di aplikasi tempat pengguna dapat menambahkan record ke model untuk setiap karyawan. Dalam spreadsheet, data yang sama disimpan dalam kolom dan baris:

NameEmployeeIDActiveDateOfBirth
Carter Burke2179426False03/30/2150
Ellen Ripley1612122True01/7/2092
Dua record untuk model Employee

Jenis model

App Maker mendukung lima jenis model:

  • Google Cloud SQL—Tabel MySQL tradisional yang dapat dibagikan di banyak aplikasi,

    • Default—admin G Suite dapat menyiapkan instance Cloud SQL yang dibagikan di beberapa aplikasi App Maker dalam suatu organisasi. Ketika opsi ini diaktifkan, database baru secara otomatis dibuat saat Anda menambahkan model data Cloud SQL ke aplikasi. Pilih opsi ini jika aplikasi Anda membutuhkan database yang mudah digunakan dan tidak memerlukan penyiapan.

    • Kustom—Setelah administrator menyiapkan instance Cloud SQL default, Anda juga dapat menyiapkan instance Cloud SQL Anda sendiri. Pilih opsi ini jika:

      • aplikasi Anda melayani banyak pengguna atau menyimpan banyak data.
      • database harus dibagikan dengan aplikasi lain.
      • Anda perlu mengelola database atau mempertahankan kontrol instance Cloud SQL.
  • Terhitung—Model "virtual" yang menggunakan skrip untuk menghasilkan data. Model ini memungkinkan Anda memanipulasi data dari model atau sumber lain, tetapi Anda harus bersedia menulis skrip sisi server lanjutan untuk menyiapkannya.

  • SQL Terhitung—Kueri yang dijalankan terhadap database Google Cloud SQL.

  • Terhitung sisi klien—Skrip kueri sisi klien yang dijalankan untuk mengambil data secara bersamaan atau menggunakan callback untuk menampilkan hasil yang tidak bersamaan.

  • Directori—Model yang memperoleh informasi dari direktori organisasi Anda, misalnya, alamat email dan nomor telepon.

Editor model

Editor model adalah tempat Anda menentukan struktur dan setelan model. App Maker mengarahkan Anda ke editor setelah Anda membuat model. Untuk kembali ke editor model, klik nama model di menu navigasi sebelah kiri. Editor memiliki maksimal lima tab, bergantung pada jenis model:

  • Kolom—Tambahkan kolom baru ke model dan edit setelan kolom. Misalnya, Anda dapat menambahkan kolom Email ke model Employee dan menyiapkannya sesuai kebutuhan.

  • Sumber data—Tentukan cara model mengambil dan menyimpan data saat dibuat kuerinya, termasuk subset record yang ditampilkan model tersebut. Misalnya, Anda dapat membuat sumber data untuk model Employee yang hanya menampilkan karyawan aktif ketika dibuat kuerinya.

  • Peristiwa—Buat skrip sisi server yang berjalan saat aplikasi Anda menampilkan, membuat, atau menghapus record. Misalnya, Anda dapat menulis skrip untuk model Employee yang secara otomatis mengisi kolom HireDate ketika pengguna membuat record karyawan baru. Tidak tersedia untuk model terhitung sisi klien.

  • Relasi—Jelaskan hubungan antar-record dalam suatu model atau di seluruh model. Misalnya, Anda dapat membuat relasi dalam model Employee antara manajer dan laporan langsungnya. Tidak tersedia untuk model terhitung.

  • Keamanan—Kontrol pengguna mana yang dapat membuat, memuat, menyimpan, atau menghapus record dalam model. Misalnya, Anda dapat membatasi model Employee sehingga hanya karyawan yang dapat melihat record dalam model.

Kolom Tampilan

Saat membuat model, Anda dapat memilih kolom tampilan default. App Maker menggunakan kolom tampilan default ketika mengacu pada record dalam model. Kolom tampilan biasanya digunakan untuk widget yang memilih record, seperti drop-down.

Misalnya, Anda dapat memilih kolom Departemen dalam model Departemen yang berisi record nama departemen dan lokasinya. Saat Anda menetapkan sumber data widget drop-down ke model, opsi drop-down berupa nilai kolom Departemen.

Jika Anda tidak menentukan kolom tampilan, App Maker mencoba menemukan kolom bernama "ID" atau "nama" untuk ditampilkan. Jika model Anda tidak memiliki kolom dengan kedua nama tersebut, App Maker menggunakan kolom string pertama pada model.

Untuk menetapkan kolom sebagai kolom tampilan default:

  1. Klik model.
  2. Di tab Kolom, klik kolom yang ingin ditetapkan sebagai kolom tampilan.
  3. Klik Tetapkan sebagai kolom tampilan.

Untuk mengubah kolom tampilan ke kolom lain, buka kolom lalu klik Tetapkan sebagai kolom tampilan. Hanya satu kolom yang dapat ditetapkan sebagai kolom tampilan.

Untuk menetapkan kolom tampilan dengan cara lain, ikat properti names dari widget dengan kolom yang ingin Anda tampilkan.